Dihadiri 420 Lansia, Dinsos Gelar Festival Lansia Pertama Di Jawa Timur

Untuk pertama kalinya, Dinsos menggelar Festival Lansia pada Rabu (5/1/2025) yang dihadiri 420 undangan dari lansia karang werda Kota Pasuruan dan juga perwakilan dari 12 kabupaten/ kota se-Jawa Timur diantaranya Kabupaten Pasuruan, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kabupaten Jombang, Kabupaten Nganjuk, Kota Mojokerto, Kabupaten Bojonegoro, Kota Blitar, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Banyuwangi.

“Hari ini merupakan Festival Lansia yang pertama, sebelum nanti menjelang Hari Lanjut Usia Nasional. Ada 12 daerah yang hadir disamping anggota karang werda kita, jadi sekitar ada 420 orang undangan.” Ujar Kokoh Arie Hidayat, Kepala Dinas Sosial dalam laporannya.

Kokoh mengatakan bahwa kegiatan Festival Lansia ini mengusung tema “Ruang Berbagi: Menjalin Ikatan Menebar Manfaat”, dimana lansia diberikan ruang untuk melakukan kegiatan positif dan menjalin hubungan baik dengan sesama lansia karang werda dari daerah lain.

“Jadi bapak ibu kesini benar-benar ingin bahagia bertemu teman-teman lansia antar daerah, bisa menjalin hubungan baik.” Katanya.

Kokoh memaparkan rangkaian acara Festival Lansia yang dibuka dengan senam pagi diikuti oleh seluruh lansia, tersedia juga pemeriksaan kesehatan gratis bagi lansia, pameran produk UMKM lansia, juga ada talkshow tentang kesehatan mental lansia oleh dr. Nuniek Nugraheni S, Tim Geriatri RSUD dr. Soetomo Surabaya, dan diakhiri dengan penampilan seni lansia dari berbagai daerah. Kokoh juga menyampaikan bahwa sebelumnya lansia Karang Werda Suropati Kota Pasuruan juga mengadakan kegiatan santunan untuk dhuafa sebagai rangkaian dari kegiatan Festival Lansia.

“Kegiatan ini diawali dengan santunan untuk dhuafa yang dikumpulkan dan disalurkan sendiri oleh bapak ibu karang werda. Kemudian pagi tadi dibuka dengan senam pagi diantaranya senam resik-resik dan senam lansia, kemudian juga ada pameran produk-produk UMKM, penampilan seni dari bapak ibu lansia, dan kegiatan lainnya.” Jelasnya.

Kegiatan Festival Lansia ini secara langsung dibuka oleh Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo didampingi Ketua TP PKK Kota Pasuruan, Ani Adi Wibowo beserta jajarannya. Mas Adi menyampaikan bahwa kegiatan Festival Lansia ini termasuk salah satu rangkaian Hari Jadi Kota Pasuruan yang ke-339 dengan tema “bergerak dengan hati, membawa Kota Pasuruan yang berkelanjutan”.

Mas Adi begitu bahagia melihat semangat bapak ibu lansia yang masih aktif berkarya diusia senja, terbukti dari berbagai prestasi yang telah diraih salah satunya menjadi juara karang werda berprestasi tingkat Jawa Timur 2 tahun berturut-turut pada tahun 2023 dan tahun 2024.

“Kalau kita lihat tadi penampilan dan semangatnya, maka sebenarnya usia tidak mempengaruhi semangat dan kesehatan manusia.Ini bisa dibuktikan pada kegiatan-kegiatan lansia di Kota Pasuruan.” Ujarnya.

Melalui kegiatan Festival Lansia ini, Mas Adi berharap dapat menciptakan ruang berbagi untuk menjalin silaturahmi dengan sesama lansia, saling berbagi pengalaman, dan tetap berkarya agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Lansia bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, tapi juga menjadi babak baru untuk tetap aktif berbagi pengalaman dan terus berkarya. Oleh karena itu melalui festival ini kita ingin menciptakan ruang berbagi bagi para lansia agar tetap terhubung, merasa dihargai, dan terus memberikan manfaat bagi generasi penerus.” Ucap Mas Adi.

Check Also

Dinsos Ajak Disabilitas Suarakan Inklusi Di Hari Jadi Kota Pasuruan Ke-339

Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Pasuruan yang ke-339, Dinsos mengadakan kegiatan “Suara Kita: Memperkuat …

Leave a Reply